Ahad, 28 Jumadil Akhir 1433 H |
Untitled Document
Untitled Document
Visi dan Misi
Kontak Kami
Agenda Tahunan
Buku Tamu
Login
Potensi Wisata
Datang ke Lingga
Wisata Alam
Wisata Religius
Wisata Sejarah
Seni dan Budaya
Museum
Fasilitas Penunjang
Bank dan Pos
Hotel dan Penginapan
Rumah Makan
Tranportasi
 
Cari...........
Untitled Document

Untitled Document
 Home Agenda Tahunan Disbudpar Lingga


Mandi Syafar adalah suatu kegiatan tradisi yang dilaksanakan sebagian masyarakat Melayu Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan tradisi yang bernuansa Islami ini dilaksanakan setiap tahun, tepatnya pada setiap hari Rabu minggu IV bulan Safar tahun Hijriah. Kegiatan ini telah dilaksnakan turun temurun yang berlangsung sejak Sultan Lingga Riau yang terakhir, Sultan Abdurrahman Muazamsyah yang memerintah daru tahun 1883 – 1911. Maka mandi syafar sebenarnya adalah intropeksi diri baik jasmani maupun rohani yang didalamnya terkandung mengharapkan keridhaan Allah SWT agar diselamatkan dari musibah dan malapetaka serta memohon keampunan-Nya atas segala kesalahan dan kekurangan yang pernah diperbuat agar tidak terjadi lagi dimasa-masa yang akan mendatang.

Sedangkan makna sosialnya adalah tetap terjalinnya hubungan silahturahmi antar keluarga dan masyarakat yang ditandai dengan kekompakan dan kebersamaan baik ketika di rumah-rumah ibadah maupun di tempat-tempat pemandian atau di objek-objek wisata diantaranya : Air Terjun Resun di Kecamatan Lingga Utara; Pantai Serim di Kecamatan Lingga; Pemandian Lubuk Papan di Kecamatan Lingga; Pantai Pasir Panjang Karang Bersulam di Kecamatan Lingga dan Pantai Mempanak, Desa Sungai Pinang di Kecamatan Lingga.




Untitled Document